Rumus Pembuat Lensa

Sebuah lensa memiliki dua buah permukaan dengan bentuk yang bisa berbeda-beda. Lensa dengan kedua permukaan cembung biasa disebut dengan lensa bikonveks. Lensa dengan kedua permukaan cekung dinamakan bikonkaf. Sementara untuk lensa dengan salah satu permukaannya datar akan mengandung nama dengan kata plan, seperti plan-konkaf untuk satu permukaannya datar permukaan yang lain cekung, dan plan-konvek untuk satu permukaannya datar dan satu permukaan berbentuk cembung.

Berikut ini rumusan untuk menentukan fokus dari suatu lensa pada berbagai medium, rumus ini umum dikenal sebagai rumus pembuat lensa:
Rumus pencari fokus lensa dua permukaan
Di mana:
F = besar fokus lensa
nL = indeks bias bahan lensa
nm = indeks bias medium tempat lensa berada
R1 dan R2 = jari-jari kelengkungan permukaan lensa

Perjanjian tanda dan penerapan:

  • Tanda + pada jari-jari kelengkungan diberikan untuk permukaan cembung.
  • Tanda – pada jari-jari kelengkungan diberikan untuk permukaan cekung.
  • Nilai 8 (tak hingga) diberikan untuk R berupa permukaan datar.
  • 1/8 diberi nilai 0.
  • Indeks bias untuk medium udara adalah 1.

Contoh Soal
1. Sebuah lensa tebal memiliki permukaan bikonveks dengan jari-jari kelengkungan masing-masing 30 cm dan 50 cm. Jika indeks bias lensa 1,5 maka jarak fokus lensa ketika berada di udara adalah….(SBMPTN – 2015)
A. 100/4
B. 120/4
C. 130/4
D. 150/4
E. 160/4

Penyelesaian
Data dari soal: R1 = 30 cm R2 = 50 cm nm = 1 nL = 1,5

Sehingga
Menentukan fokus lensa dua permukaan
Jawaban yang benar D. 150/4.

2. Sebuah lensa terbuat dari bahan dengan indeks bias 3/2 dengan bentuk seperti gambar berikut.
Lensa tebal soal nomor 2
Fokus lensa tersebut saat berada pada medium dengan indeks bias 4/3 adalah….
A. 80 cm
B. – 160 cm
C. 160 cm
D. – 320 cm
E. 320 cm

Penyelesaian
solusi lensa tebal